Rabu, 31 Maret 2010

saya baru saja menyadari bahwa menjalani sebuah pilihan ternyata tidak mudah.
bahkan saat saya memilih untuk tidak pedulipun, ,itu semua menjadi sulit saat dijalani.
mungkin hanya awalnya, ,semoga.
karena tidak ada yang mudah pada setiap perubahan kan??!!
terkadang saya sangat ingin berada di dunia saya sendiri.
'lari' dari ketidaksempurnaan realita.
membahagiakan diri saya sendiri dengan melupakan kata 'seandainya'
hahaha
mungkin saya saja yang belum bangun dari mimpi saya.
duh gusti, ,
saya ingin angkat kaki sebentar saja dari titik di mana saya berdiri saat ini.
saya mulai lelah.
saya mulai merasa bahwa saya tidaklah sekuat apa yang saya bayangkan.
semoga saya memang tidak meminta terlalu banyak.

Kamis, 25 Maret 2010

panggil saya bodoh karena sampai hari ini saya tidak juga mengerti tentang perasaanya.
apa yang sebenarnya dia inginkan dan harapkan untuk hidupnya.
panggil juga saya egois karena mungkin saya tidak mau tau tentang perasaanya.
apa yang sebenarnya membuat dia masih bertahan untuk sebuah cinta.
atau mungkin saya baru saja menyebut hal itu??
cinta :D hahahahahagz
entah kenapa saya masih saja asing dengan kata itu.
kalau memang hanya ada dia dalam mimpi itu, ,maka saya berharap saya bisa bertahan dalam kehancuran seperti ini.
kenapa saya baru menyadarinya sekarang??
kenapa saya baru menyadari kalau saya bukanlah siapa-siapa.
kenapa dia tidak juga mau jujur kepada saya?
mengetahui semua pertanda itu sendiri tanpa ada yang mengatakannya kepada saya, ,ternyata lebih menyiksa.
kenapa saya masih saja tidak bisa terima keberadaan dia di dalam sana?
saya hancur perlahan, ,saya sadar sekali akan hal itu.
saya yang harus mundur saat ini juga atau saya harus menunggu dia untuk menetapkan hatinya untuk memilih?
jika dia memang sudah mengikat janji, ,saya pun juga sudah mengikat janji.
janji yang berbeda, ,tapi sama-sama harus ditepati.
sama-sama menyakitkan jika teringkari.
semua ini memang tidak akan mudah, ,saya tahu.
tapi saya ingin dia sedikit mempermudahnya untuk saya.
saya ingin dia mengatakan semuanya.
apa yang dia tunggu, ,apa yang dia harapkan untuk datang, ,apa yang sebenarnya ada dalam pikirannya saat ini.
agar saya bisa menentukan titik untuk saya berdiri.
karena menemukan diri saya tenggelam semakin dalam terkadang sangat menyakitkan bagi saya.

Kamis, 18 Maret 2010

sebuah titik dalam realita

kalau ini adalah sebuah cerita perang, ,maka saat ini saya adalah pemenang.
dimana saya memiliki sebagian besar waktunya, ,dan juga dia.
tapi saya tidak pernah tahu apakah hatinya juga saya miliki.
jika ini adalah sebuah cerita cinderella, ,maka saya akan senantiasa berharap agar tengah malam tidak akan pernah datang.
agar saya tidak perlu berubah menjadi upik abu dan melepas semua keindahan itu.
tapi saat ini saya berada di sebuah titik dalam realita.
saya kalah dari nafsu dan emosi saya sendiri.
dan saya pun harus siap kapanpun 'tengah malam' itu datang.

Senin, 15 Maret 2010

seingat saya, ,saya dulu bukanlah orang yang seperti ini.
saya adalah orang yang melihat kehidupan ini begitu sempurna.
saya tumbuh di tengah keluarga 'televisi'
tau kan???
keluarga di mana sang ayah lah yang bekerja, ,sementara ibu di rumah bermain bersama anak-anak dan saat sang ayah kembali dari bekerja keluarganya akan menyambutnya.
hahahahahahagz
mungkin tidak persis sama karena ibu saya toh bukan tipe wanita seperti itu.
saya tumbuh di tengah banyaknya orang lain di rumah saya.
ada pengasuh kakak saya, ,2 pengasuh saya, ,2 orang PRT, ,supir dan tukang kebun.
wah, ,rumah saya ramai sekali biarpun jelas ayah saya tidak pernah ada di rumah mulai jam 6.30 sampai 18.00 bahkan kadang sampai tengah malam dan saya sering tidak melihat ibu saya ada di rumah saat saya mandi sore.
tidak masalah untuk saya.
karena toh saya menemukan diri saya bermain di tengah tumpukan mainan, jejeran barbie, bahkan tenggelam dalam pelukan boneka beruang yang saya panggil babibu.
kembali ke masa kecil selalu menyenangkan bagi saya.
saat-saat menjelang berangkat sekolah adalah puncak kesibukan di rumah saya.
kakak saya akan berlarian kesana-kemari menolak untuk mandi dan saya pun akan berlari di belakangnya.
naik turun sofa, ,merangkak lewat kolong meja, ,atau bahkan bergumul lagi dengan bed cover di tempat tidur ayah saya yang besar.
ayah saya sudah lebih dulu berangkat pastinya sebelum terjebak dengan kemacetan jakarta, ,kalau beliau melihat kelakuan saya dan kakak saya entah hukuman apa yang akan kami terima waktu itu.
ibu saya akan sibuk memilihkan kaos kaki dan sepatu apa yang nantinya saya pakai ke sekolah sebelum beliau sibuk memilih bajunya sendiri.
yang berenda kah atau yang biasa saja??
yang biru karena seragam saya kotak-kotak biru atau yang putih saja biar netral?
selesai mandi, Ulah, ,pengasuh saya akan langsung menggulung saya dalam handuk putih besar hingga saya seperti risoles.
menaburkan bedak, ,menggosokkan cologne, ,memakaikan saya baju sambil menjepit kaki saya dengan paha lemaknya agar saya tidak berlarian, ,dan kemudian menyisiri rambut bob saya.
menguncirnya di atas atau menyematkan jepit-jepit centil yang sayangnya tidak pernah bertahan lama di rambut saya.
bahkan jepit-jepit atau bando itu sudah tanggal sebelum mobil jemputan saya datang.
ya, ,jemputan.
seingat saya, ,sejak saya masuk playgroup, ,ayah ataupun ibu saya tidak pernah sekalipun mengantar saya ke sekolah.bahkan kalaupun itu adalah hari pertama.
tapi entah kenapa saya bangga akan diri saya sendiri yang tidak mengalami sindrom hari pertama sekolah :D
hahahahahahagz
apa yang saya inginkan selalu ada.
apa yang saya minta pasti terpenuhi.
tapi bukan hidup namanya kalau tidak berputar.
saya masih terus bertanya-tanya dalam hati tentang dia.
apakah benar hati sudah berperan serta dalam cerita ini??
apakah rasa rindu itu masih tersimpan untuk kekasihnya??
semuanya menjadi gelap begitu saja.
mungkin saya memang berlebihan tentang rasa takut ini.
tidak ada yang perlu ditakutkan, termasuk kehilangannya.
karena toh sejak awal dia memang bukan milik saya.
saat ini pun saya tidak memilikinya secara utuh.
tapi entah kenapa saya slalu berharap untuk memilikinya suatu saat nanti.
yang jadi pertanyaan adalah:: apakah saat ini satu-satunya kesempatan yang saya miliki untuk bisa berada di titik terdekat dengannya??
apakah saat ini adalah satu-satunya halaman cerita yang tertulis saya dan dia???
bagaimana jika iya???
hahahahahahagz
saya tentu semakin tidak ingin melepasnya.
saya dan dia, ,kami mungkin sama-sama sedang berada di puncak kelelahan kami.
saya lelah menenangkan hati saya sendiri dan mungkin dia juga lelah membagi hatinya :D
tapi sepertinya kami hanya punya satu pilihan::: menikmati rasa ini.
terdengar mudah.
dan memang mudah saat saya lupa akan keberadaan kekasihnya.
tapi tidak lagi menjadi mudah saat nama itu terucap.
bagi kekasihnya itu, ,sayalah orang asing yang tiba-tiba saja datang untuk mengobrak-abrik tatanan kesetiaan yang dia punya.
tapi bagi saya, ,kekasihnya itulah yang entah kenapa selalu datang untuk memotong benang yang saya gunakan untuk bertahan di ketinggian.
selalu berhasil membuat saya jatuh dan kembali pada ingatan bahwa saya adalah orang ketiga :)
bukan orang ketiga yang pertama memang.
dan saya sangat ragu apakah mantan-mantan orang ketiga lainnya juga merasakan yang saya rasa.
kenapa berbeda??
kenapa tidak sama??
kenapa harus saya, yang bahkan sama sekali tidak pernah terpikir untuk membuangnya :(
hugft
tapi saya bahagia bersamanya.
apapun yang kami lewati bersama.
apapun...
bahkan mungkin pertengkaran kami tentang kekasihnya adalah bagian kebahagiaan saya.
karena toh paling tidak saya tahu kalau saya benar.
mata itu masih milik kekasihnya.
hati itu juga masih dimiliki oleh kekasihnya.
lalu saya punya apa??
yang jelas saya punyai adalah kata-kata rindu dan sayangnya :D
saya jadi sangat mellow di saat-saat seperti ini.
di saat dimana saya benar-benar butuh dia untuk menemani saya.
untuk saya bagi air mata yang sudah mengaburkan pandangan saya.
entah kenapa saya merasa berdosa sekali kalau harus menangis di hadapan dia yang terlihat sangat kuat.
Tuhan, ,masih ingat surat yang dulu saya tulis??
hahahaha
sayangnya saat saya menemukan wujud nyata dari gambaran lelaki dalam surat itu, ,lelaki itu sudah dimiliki oleh yang lain saat ini.
maaf kalau saya berdoa lagi kepadaMu.
simpan saja surat itu.
mungkin Engkau membutuhkannya lain kali :)

Minggu, 14 Maret 2010

lagi???
ya , ,lagi.
jelas sekali ini bukan yang pertama kali bagi saya.
tapi entah kenapa saya tetap saja sakit hati.
ada yang berteriak tidak terima.
tapi satu sisi yang lain, ,mengingatkan akan pilihan yang sudah saya ambil.
saya memang lupa akan fungsi dan tugas utama saya yang seharusnya::::
menjadi teman dalam penantian :D
seharussnya saya mempermudah semuanya.
bukannya malah menambah persoalan dan memperumit keadaan.
tapi ternyata bersikap pasrah itu tidak mudah, ,teman.
apalagi dalam kasus seperti ini.
ego saya masih saja menuntut pengakuan yang jelas sekali tidak akan saya dapatkan dalam waktu dekat ini.
artinya apa???
artinya, ,saya harus terus mengingatkan ego saya bahwa dia harus terkubur untuk sementara waktu.
hahahahaha
murahan??
gampangan??
saya sudah bosan mendengar kata-kata itu dialamatkan kepada saya karena keberadaan saya pada situasi ini.
dan akhirnya saya memang memilih untuk tidak peduli.
terima kasih sekali untuk kalian yang masih tidak mau peduli pada "masalah" saya yang satu ini :)
sikap kalian yang (pura-pura) tidak peduli itulah yang menurut saya masih menyelamatkan saya :)
nah kand, ,lagi-lagi saya berurusan dengan orang munafik itu.
saya sudah pernah menyinggung orang ini di posting saya yang sebelumnya.
bagaimana dia dengan mudahnya mengatakan saya adalah perempuan gampangan padahal sebelum-sebelumnya dia jelas-jelas mengatakan bahwa dia sangat MENYAYANGI saya :D
hahahahahahagz
omong kosong lagi.
kali ini dia meminta maaf untuk semua itu.
padahal saya juga sudah melupakannya.
bukan karena saya adalah orang baik, ,tapi karena saya bahkan sudah berjanji untuk tidak mengenalnya lagi.
hhe
mudah kan??
tidak usah memaki-maki saya untuk kemudian meminta maaf.
memaki ya memaki.
artinya anda tidak merasa perlu berurusan dengan saya.
lalu untuk apa meminta maaf?????
percuma.
sekali saya memaki orang, ,saya tidak akan mengenal orang itu lagi.
jadi saya juga menerapkan hukum yang sama pada orang lain :)
jelas kan???!!!
apakah ada kata lain untuk menggantikan kata munafik???

Sabtu, 13 Maret 2010

lagi lagi saya merasa bodoh sekali karena sudah pernah berpasrah diri anda jadikan kambing hitam, noval maulana :D
pengkhianat.
hhmmm, ,buat orang-orang yang baru pertama kali bertemu atau melihat saya, ,mungkin mereka akan langsung mengatakan saya sombong dan cuek.
tapi sepertinya itu sedikit benar.
saya tidak sombong, ,hanya saja saya sedkit enggan kalau harus menyapa seseorang yang menurut saya tidak penting atau tidak ada hubungannya dengan saya.
saya cuek, ,mungkin benar.
tidak mau tau keadaan sekitar kecuali memang berpengaruh pada saya.
saya bisa saja masuk pkm tanpa menyapa orang2 yang tengah duduk di terasnya.
menengok pun tidak.
hingga bahkan saya tidak tahu kalau orang yang saya cari ada di sana.
padahal menurut orang jawa, sopan sekali andaikan kita lewat di depan orang ataupun orang2 sambil sedikit membungkukkan badan.
apalagi jika orang itu lebih tua.
seperti yang biasa dilakukan rekan-rekan penghuni pkm junior kepada mereka yang senior.
ah, ,buat saya itu tidak penting.
mereka hanya senior saya, ,sedikit menganggukkan kepala sudah cukup kalau saya kebetulan menyadari keberadaan mereka.
kalau tidak menyadari??
peduli amat, ,saya lebih suka melenggang pergi.
hahahahaha
saya bahkan sering sekali tidak tahu cerita apa yang ada di lingkungan saya.
lagi-lagi pkm, contohnya (karena saya banyak sekali menghabiskan waktu saya di sana)
jarang sekali saya tahu siapa sedang berpacaran dengan siapa.
ataupun siapa bermasalah dengan siapa :D
apa artinya??
saya sombong??
saya cuek???
saya apatis???
saya tidak tau unggah ungguh???
angkat bahu saja...
kalau kepada mereka yang seharusnya saya kenal saja saya bisa bersikap seperti itu, ,
apalagi kepada orang-orang yang menurut saya tidak penting saya kenal??
contohnya orang yang saya benci :)
saya lebih memilih untuk bersikap tidak mengenal dia, ,daripada harus mengenal dengan rasa benci yang tidak tersalurkan.
ah, ,itu pasti tidak mengenakkan sekali.
bahkan kalaupun orang itu adalah rekan kerja saya di bem, ,saya tetap akan bersikap tidak mengenalnya secara personal.
hahahaha
buat apa???
saya paling tidak suka berpura-pura.
kalau saya tidak suka, ,y saya kan menunjukkan sikap tidak suka saya.
kalau saya suka, ,ya pasti saya akan berusaha menjalin hubungan baik.
kalau saya biasa-biasa saja, ,ya pasti juga akan bersikap biasa saja.
seperti apa biasa saja??
kalau butuh, ,saya akan bicara pada nya.
kalau tidak, ,ya sekenanya saja.
saya sendiri sering bingung kenapa saya sering dikatain cuek.
karena menurut saya, saya orangnya ramai sekali.
tapi mungkin ramai saya hanya berlaku saat saya merasa nyaman, butuh, dan berkaitan dengan seseorang ataupun kelompok tertentu.
selebihnya???
urusan masing-masing.
wah wah, ,di saat saya sedang menikmati hubungan ini kenapa banyak sekali status2 ataupun komen2 di fb yg seolah mengingatkan saya???
pertama, ,adalah komen bu Riza:: semoga saja saat kita mencintai orang lain, ,tidak ada orang yeng terluka.
hugft
jelas sekali saya melukai perasaan pacar si dewa badai saat ini, ,kalau dia tahu.
bahkan bisa saja rasa cemburu yg dia rasakan kpda saya skrg juga menyakiti dia.
dan jelas sekali ykw bakal sakit hati kalau tau saya, ,orang yang dipujanya, ,menjalin cerita dengan sahabatnya sendiri :)
ah, ,sepertinya keadaan yang dibicarakan bu riza itu terlalu sempurna.
kedua, ,adalah komentar seorang vega bayu suryantara:: jadi yang ke dua?? ogah banget, ,mending merdeka!
aduuuhhh, ,mungkin rasa yang saya dan vega rasakan berbeda.
saya berani mengorbankan semuanya, ,bahkan kepercayaan orang-orang terhadap saya.
terlalu jauh mungkin.
tapi saya juga tidak ingin berpura-pura.
ah, ,membingungkan.
lagi-lagi saya mencari pembenaran atas tidakan saya yang jelas-jelas salah.
hahahaha
sangat bocah sekali.
tau tidak???
aku semakin merasa bahwa aku tidak lagi punya hati.
hugft

Jumat, 12 Maret 2010

jadi orang ketiga bukanlah sesuatu yang membanggakan.
namun hati kadang-kadang terlalu naif pada godaan bernama cinta.
tanpa bisa dicegah, tau-tau saja kamu terjebak dalam hubungan segitiga.
kamu berusaha keluar, mencari jalan pulang.
kamu bahkan menumpuk banyak alasan untuk berhenti memikirkannya.
berhenti menginginkannya.
sayangnya terlambat.
kamu terlanjur mencitainya.
(taken from: Orang Ketiga by Yuditha Hardini, gagasmedia)
ayah?? hehehe
bukan pertama kali aku tau dia dipanggil seperti itu.
dan memang sejak awal memang begitu.
sejak aku belum datang dan memperburuk apa yang sudah ada.
tapi tetap saja cemburu, ,sakit , ,dan terluka klo tau langsung.
percuma mungkin menemaniny dalam penantian ini.
toh, aku sudah tau akhir nya.
hahahahahahahagz
aku bukannya tidak mau tau, ,tapi aku terlalu mementingkan ego ku sendiri yang tidak juga ingin kehilangan dia.
ini sikap yang diinginkan dari manusia berusia 20 tahun??
yang bahkan tidak pernah ingin belajar dan mencoba mengurangi keegoisannya.
wah, ,mungkin Tuhan menempatkan aku di umur yang salah :D
masih terus berusaha mengatur nafas yang tiba-tiba saja memburu.
sesak.
degup jantung yang tiba-tiba saja tidak terkendali.
berdebar lebih kencang.
dan tentunya menahan air mata yang seakan ingin menetes.
* tahukah kamu, ,rasa ini tidak sedangkal yang kamu kira.
kalaupun nantinya kmu menyalahkanku atas tenggelamnya diriku sendiri, ,
tapi aku selalu ingin kamu tau.

Kamis, 11 Maret 2010

hahahahaha
untuk pertama kalinya.
bener-bener berada di antara mereka.
menyenangkan sekali.
seandainya semuanya tulus, ,tanpa ada cinta yang pernah melukai, ,
aku pasti akan terus menahan diri untuk ada di sana.
sayangnya aku hanya tidak ingin semakin terluka ataupun melukainya.
tidak pernah lagi ada cinta yang lain saat ini.
hanya ada dia.
satu-satunya alasan yang ku punya untuk tidak melangkahkan kaki melewati batasnya :)

Jumat, 05 Maret 2010

ingin sekali mengatakan kepadanya kalau aku tidak juga merasa yakin akan dia dan kekasihnya yang lain.
memang tidak mudah, ,aku tau.
tidak pernah mudah mengakhiri sebuah cerita yang panjang.
tapi jika janji itu sudah pernah terucap, ,haruskah diingkari????
jika dia tidak pernah memulai untuk bicara, ,kapan semuanya akan berakhir??
aku selalu mencoba untuk mengerti.
tentang apa yang dia rasa.
tetapi entah kenapa semua tiba-tiba menjadi terasa sangat percuma.
karena dia tidak juga mau mencoba untuk mengerti penantianku.
siapa yang seharusnya mengalah??
mengalah yang seperti apa??
menganggap bahwa semuanya berjalan baik-baik saja, ,apakah itu juga mengalah???
keenggananku untuk jujur bukan karena aku tidak peduli.
tapi karena aku sungguh-sungguh menginginkan semuanya berjalan baik-baik saja.
aku merindunya di setiap hitungan detikku.
tanpa pernah tau siapa yang sesungguhnya dia rindu.
tanpa pernah tau siapa yang sebenarnya memiliki hatinya.
yakinkan aku kalau ini bukan sekedar permainan.
yup, ,here i am!!!
on my age of 20 :)
it's surprising how life can really really amaze me, ,complicate me and make everything seems turn around.
tengah malam,,,
dikejutkan dengan nyanyian rekan2 fungsionaris 2010 di lobby :D
hahahaha
kaget, ,aneh!!
taartnya sangat menggoda iman, ,
dia disana.
sang pemimpin.
datang menghampiri dan membuat semuanya semakin terasa membingungkan bagiku.
bagaimana bisa rasa benci ini ada di saat aku selalu melihatnya sebagai orang yang pernah begitu ku puja, ,
ku sayang dan aku banggakan.
ternyata memang bats antara benci dan cinta tipis sekali, ,teman.
lagi-lagi aku menangis di hadapannya.
lagi-lagi kami saling meminta maaf atas apa yang sudah terjadi.
lagi-lagi kami saling mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah kami terima.
kenapa semua begitu terlambat??
aku terlambat menyadari bahwa kebahagiaan dia tidak ada padaku.
kalau aku dan dia menyadari sejak awal, ,mungkin hari ini semua masii baik-baik saja.
aku masii menjadi sahabatnya, ,kami bertiga bersama.
tapi untuk kesekian kalinya, ,
aku tidak melihat sesuatu untuk disesali.
dia tidak pernah pergi.
dia selalu tersimpan sebagai orang yang pernah ku sakiti.
ku khianati.
menyakiti.
mengkhianati.
apa saja yang sudah kami lewati bersama, ,biar saja menjadi kenangan.
tidak perlu lagi bagiku membuka setiap lembar cerita kami.
semuanya tersimpan rapi.
tidak untuk menghantui.
tapi menjadi bagian dari kehidupan yang memang tidak perlu terhapus.