Senin, 15 Maret 2010

saya masih terus bertanya-tanya dalam hati tentang dia.
apakah benar hati sudah berperan serta dalam cerita ini??
apakah rasa rindu itu masih tersimpan untuk kekasihnya??
semuanya menjadi gelap begitu saja.
mungkin saya memang berlebihan tentang rasa takut ini.
tidak ada yang perlu ditakutkan, termasuk kehilangannya.
karena toh sejak awal dia memang bukan milik saya.
saat ini pun saya tidak memilikinya secara utuh.
tapi entah kenapa saya slalu berharap untuk memilikinya suatu saat nanti.
yang jadi pertanyaan adalah:: apakah saat ini satu-satunya kesempatan yang saya miliki untuk bisa berada di titik terdekat dengannya??
apakah saat ini adalah satu-satunya halaman cerita yang tertulis saya dan dia???
bagaimana jika iya???
hahahahahahagz
saya tentu semakin tidak ingin melepasnya.
saya dan dia, ,kami mungkin sama-sama sedang berada di puncak kelelahan kami.
saya lelah menenangkan hati saya sendiri dan mungkin dia juga lelah membagi hatinya :D
tapi sepertinya kami hanya punya satu pilihan::: menikmati rasa ini.
terdengar mudah.
dan memang mudah saat saya lupa akan keberadaan kekasihnya.
tapi tidak lagi menjadi mudah saat nama itu terucap.
bagi kekasihnya itu, ,sayalah orang asing yang tiba-tiba saja datang untuk mengobrak-abrik tatanan kesetiaan yang dia punya.
tapi bagi saya, ,kekasihnya itulah yang entah kenapa selalu datang untuk memotong benang yang saya gunakan untuk bertahan di ketinggian.
selalu berhasil membuat saya jatuh dan kembali pada ingatan bahwa saya adalah orang ketiga :)
bukan orang ketiga yang pertama memang.
dan saya sangat ragu apakah mantan-mantan orang ketiga lainnya juga merasakan yang saya rasa.
kenapa berbeda??
kenapa tidak sama??
kenapa harus saya, yang bahkan sama sekali tidak pernah terpikir untuk membuangnya :(
hugft
tapi saya bahagia bersamanya.
apapun yang kami lewati bersama.
apapun...
bahkan mungkin pertengkaran kami tentang kekasihnya adalah bagian kebahagiaan saya.
karena toh paling tidak saya tahu kalau saya benar.
mata itu masih milik kekasihnya.
hati itu juga masih dimiliki oleh kekasihnya.
lalu saya punya apa??
yang jelas saya punyai adalah kata-kata rindu dan sayangnya :D
saya jadi sangat mellow di saat-saat seperti ini.
di saat dimana saya benar-benar butuh dia untuk menemani saya.
untuk saya bagi air mata yang sudah mengaburkan pandangan saya.
entah kenapa saya merasa berdosa sekali kalau harus menangis di hadapan dia yang terlihat sangat kuat.
Tuhan, ,masih ingat surat yang dulu saya tulis??
hahahaha
sayangnya saat saya menemukan wujud nyata dari gambaran lelaki dalam surat itu, ,lelaki itu sudah dimiliki oleh yang lain saat ini.
maaf kalau saya berdoa lagi kepadaMu.
simpan saja surat itu.
mungkin Engkau membutuhkannya lain kali :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar